Kado untuk Romo

Kado diidentikan dengan suatu peristiwa sukacita yang dialami oleh setiap orang. Sebuah ungkapan, permenungan, ucapan, barang/bingkisan, ataupun lainnya sangatlah layak dikatakan sebuah kado. Bagaimana serunya apabila mendengar cerita para Romo-romo Projo yang berulangtahun Imamat tentang Kadonya ?
Perayaan Ekaristi 24 Agustus 2008 sejumlah 7 Imam projo mempersembahkan Misa Syukur Konselebran merayakan Ulang Tahun Imamat , Kado yang mereka terima sudah pasti berbeda tiap insan pribadinya.

1. Romo Warke Pr.
Romo yang berasal dari keuskupan Denpasar ini berasal dari Keluarga Hindu (Bapak) dan Islam(Ibu) namun dibesarkan oleh lingkungan Katholik. Diusia 19 tahun memantapkan dirinya untuk masuk Katholik hingga sekarang. Kado yang sangat berharga yaitu Peneguhan dari seluruh Umat dalam bentuk ucapan, tindakan ataupun yang lainnya.

2. Romo Hardi Jantan Dermawan Pr.
Romo yang menginjak usia 10th imamat ini mendapatkan kado dari seorang umat, namun kado itu tidak ditujukan untuknya melainkan untuk Mama dari Romo Hardi Jantan. seorang umat memberikan kado untuk Mama Romo karna sudah melahirkan, membesarkan, menjaga, serta mendidik Romo hingga Romo dapat melayani seluruh umat.

3. Romo Samuel Pangestu Pr
Romo merasa belum sempurna walaupun usia imamat sudah memasuki 9th.
4. Romo Sri Danto Ari Wibowo Pr.
Romo kelahiran Semarang merasa masih muda meski diusia imamat yang menginjak 9th. Hal ini disebabkan karna beliau dibabtis saat bayi maka dari itu tetap merasa muda sampai saat ini menjadi lascar kristus. “Saya sangat bahagia bila melihat orang muda mendapat pasangan seiman, terlebih mau hidup selibat dengan Kristus” cetusnya.

5. Romo Frans Doy Pr.
Romo yang memasuki 22th Imamatnya ini sangat berterima kasih kepada seluruh umat paroki Pulogebang atas segala dukungan, doa, dan lain hal sebagainya. Perasaan ini dituangkan dalam sebuah Lagu berjudul “ Give Thanks” yang beliau nyanyikan untuk umat sendiri.
6. Romo Ari Darmawan Pr.
Diusia Imamat yang ke 10th ini Romo meminta izin kepada Bapa Uskup untuk Ziarah ke Eropa(Lourdes) namun setelah pasang iklan di Majalah Hidup cukup lama tak ada respon, akhirnya dibatalkan. Disaat kecewanya “Terjadilah pada-Ku menurut perkatann-Mu” akhirnya ada umat yang menawari pendampingan untuk ziarah ke Eropa(Lourdes).

7. Romo V. Rudy Hartono Pr.
Romo yang saat ini menjabat sebagai pastur kepala paroki pulogebang saat ini memasuki usia 10th imamat. Kado terindah tertuju untuk keluarga karna dukungan, doa serta segala sesuatunya saya diizinkan menjadi seorang imam. “awalnya saya ingin jadi Pembela Tanah Air alias Tentara namun Tuhan mengkehendaki menjadi Tentara kerajaan Surga.” kenang romo.
Pokoke DjiSamSoe : Djiwaku Sampai Soerga.

Tak hanya 7 Imam projo yang ingin mendapat kado dari umat, 13 para frater dan suster(4 frater diantaranya berasal dari Pulogebang) juga menantikan doa, serta dukungan dari seluruh umat baik yang hadir pada perayaan ini ataupun yang belum dapat hadir agar dapat menyelesaikan study filsafatnya sehingga dapat menambah daftar buku imam-imam di Keuskupan Agung Jakarta. (Andreas G. Alvin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s